RAPID ASSESMENT LIMNOLOGIS SEBAGAI INDIKATOR PENGELOLAAN (REGULASI DAN PEMANFAATAN PERAIRAN) DI ZONA PENYANGGA LAHAN BASAH RESERVAT DANAU PANGGANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA, KALIMANTAN SELATAN

Penurunan jumlah tangkapan di perairan reservat danau panggang kabupaten hulu sungai utara sebesar 2% pertahun dari 3145,1 ton (2010) menjadi 3.030,0 ton (2013) dan kehadiran ikan lais (Cryptopterus micronema) < 1% setiap tahunnya disusul ikan baung (Mystus nemurus) < 0,5% mengindikasikan penurunan kualitas air, produktivitas perairan dan lingkungan perairan secara keseluruhan sebagai sistem ekologi. Tujuan penelitian (a) mengidentifikasi kondisi limnologis perairan di zona penyangga kawasan reservat danau panggang dengan analisis kualitas air dan biological indeks; (b) menganalisis konfigurasi ruang dari aktivitas di lokasi dan nilai sumberdaya perairan dari karakter bioekologis; (c) menilai kondisi keseluruhan atribut perairan di zona penyangga; (d) memetakan profil zonasi untuk menjelaskan kondisi eksisting di lokasi penelitian. Metode analisis kualitas air dan biological indeks serta kuissioner disertai statistik deskriptif dan pemetaan. Konsentrasi bahan organik yang tinggi berasal dari limbah organik dan tingkat biodiversitas fitoplankton lebih dominan daripada zooplankton berupa kelompok Chlorophyta air tawar sebagai pakan alami bagi larva dan benih ikan. Struktur pemukiman di lokasi terhadap perairan 50-75%, pembudidaya dan nelayan sebagai profesi utama dengan 2-10 jenis ikan yang tertangkap serta 4 jenis yang kehadirannya rendah. Pemetaan faktor penyebab kerusakan zona penyangga berasal dari peningkatan pemukiman 30%, prilaku masyarakat, intensitas penangkapan dan illegal fishing