Menelusuri Jejak Hoaks dari Kacamata Bahasa- Bagaimana Mendeteksi Berita Palsu Sedini Mungkin.pdf (8.79 MB)
0/0

Menelusuri Jejak Hoaks dari Kacamata Bahasa: Bagaimana Mendeteksi Berita Palsu Sedini Mungkin

Download (8.79 MB)
presentation
posted on 08.06.2018 by Eric Kunto Aribowo
Digitalisasi komunikasi mendorong setiap orang untuk mampu memproduksi dan mencerna informasi maupun berita melalui media digital. Belakangan, masyarakat dan pemerintah Indonesia dibuat jengah dengan fenomena penyebaran berita fitnah, hasut, dan hoaks yang semakin marak terjadi. Dengan menggunakan sumber data berupa pranala https://www.turnbackhoax.id dan https://www.hoaxbuster.id serta forum virtual anti-hoaks di Facebook dilakukan identifikasi karakteristik berita hoaks menggunakan bingkai kebahasaan. Penggunaan judul yang provokatif, pungtuasi yang berlebihan, kata-kata berunsur imperatif, bahasa yang nirbaku, pemberitaan dengan bahasa yang vulgar dan sarkastis merupakan fenomena yang lazim ditemukan di media sosial dan aplikasi pesan instan. Peningkatan literasi media menjadi hal yang mutlak dilakukan agar masyarakat mampu mengenali dan memahami konten yang disampaikan media sehingga mampu menentukan apakah sebuah informasi tersebut merupakan hoaks atau bukan. Karena itu, melek media digital, salah satu dari apa yang disebut sebagai bagian 21st century skills, menjadi penting untuk disebarkan.

History

Licence

Exports