Bahasa Jawa sebagai Pengikat Kebhinnekaan di Indonesia Potret Komunikasi Antaretnik Masyarakat Keturunan Arab dan Masyarakat Jawa dalam Transaksi Jual-Beli.pdf (1.15 MB)
0/0

Bahasa Jawa sebagai Pengikat Kebhinnekaan di Indonesia: Potret Komunikasi Antaretnik Masyarakat Keturunan Arab dan Masyarakat Jawa dalam Transaksi Jual-Beli

Download (1.15 MB)
presentation
posted on 26.05.2018 by Eric Kunto Aribowo

Seseorang cenderung menggunakan bahasa yang sama ketika berbicara dengan orang yang berasal dari etnik yang sama; dan menggunakan bahasa yang berbeda ketika berbicara dengan orang lain dengan etnik yang berbeda. Segalanya akan berbeda, dari kata yang digunakan dan terkadang bahasa (gaya, dialek, aksen) yang dituturkan akan disesuaikan dengan lawan bicaranya. Makalah ini mengeksplorasi strategi akomodasi bahasa yang ditempuh oleh etnik keturunan Arab kepada etnik Jawa. Melalui metode observasi non- partisipasif dalam interaksi jual-beli, data percakapan dari dua etnik dengan peran (penjual dan pembeli) yang berbeda didapatkan. Kerangka teori akomodasi bahasa yang dikemukakan oleh Giles menjadi ancangan dalam analisis data. Hasilnya, masyarakat keturunan Arab ternyata memanfaatkan strategi akomodasi melalui adaptasi dan modifikasi bahasa yang dituturkannya ke arah bahasa Jawa. Aktivitas ini ditempuh guna memperoleh ikatan sosial yang lebih erat dengan etnik Jawa.

History

Licence

Exports